Hukum Qurban Sebelum Aqiqah

by - 08.30

Manfaat kurban memang banyak, tidak hanya untuk pekurban tetapi untuk semua yang menerima hasil kurban. Bagi pekurban kewajiban ini bisa menjadi sebuah amal dan menjauhkan diri dari sifat tamak dan sombong. Tercipta rasa berbagi, melalui kurban pula banyak orang yang bisa menyantap daging. Hukum qurban yang wajib untuk orang mampu tersebut membuat manfaat kurban bisa dirasakan. Masyarakat banyak yang melakukan ibadah wajib ini, ada yang berkurban sapi dan ada pula yang berkurban kambing. Hal yang banyak menjadi pertanyaan di kalangan masyarakat adalah boleh atau tidak jika seseorang berkurban tetapi belum aqiqah. Berikut adalah beberapa info mengenai kurban dan aqiqah yang perlu diketahui.

Tentang Ibadah Kurban dan Aqiqah



Untuk Anda yang belum tahu bagaimana hukumnya orang berkurban tetapi belum diqiqahi, sebaiknya pelajari dasar kurban dan aqiqah. Kurban merupakan ibadah yang diwajibkan untuk muslim yang sudah dewasa dan mampu, serta dilakukan saat hari raya Idul Adha. Sedangkan aqiqah merupakan ibadah yang diperintahkan oleh orang tua atas nama anaknya. Hukum qurban wajib dan menjadi tanggung jawab oleh diri sendiri bagi setiap muslim dewasa dan mampu. Tidak ada kaitannya dengan aqiqah yang merupakan tanggung jawab untuk orang tua atas anaknya. Jadi orang yang belum diaqiqahi oleh orang tuanya boleh melaksanakan kurban. Hal tersebut karena hukum dasar antara kurban dan aqiqah tidak saling berkaitan dan tidak saling berpengaruh.

Belum diaqiqahi tidak akan menjadikan ibadah kurban seseorang tidak sah. Aqiqah tidak ada dalam syarat atau rukun kurban, dan berlaku pula sebaliknya. Kurban dan aqiqah memiliki dasar perintah dan peraturan sendiri-sendiri. Aqiqah adalah kewajiban bagi orang tua atas anaknya dengan hewan berupa kambing. Sedangkan hukum qurban untuk semua muslim yang ditanggung sendiri dengan hewan kambing, sapi, atau unta. Aqiqah bisa dilakukan untuk anak sejak masih bayi. Sedangkan untuk berkurban tentu tidak bisa saat bayi karena masa tersebut orang belum mampu dan masih tergantung dengan orang tuanya. Kurban hanya dilakukan oleh muslim yang sudah mampu dan sudah balig. 

Orang tua boleh berkurban walaupun belum melakukan aqiqah untuk anaknya. Hal tersebut bisa dilakukan dan diperbolehkan oleh sebagian besar ulama dan berdasarkan beberapa hadis. Sedangkan untuk si anak yang melaksanakan kurban sudah mewakili untuk aqiqah dirinya meski belum diaqiqahi orang tuanya. Pernyataan tersebut banyak terdapat dalam hadis dan menjadi pernyataan beberapa ulama besar. Jadi hukum qurban tidak berhubungan dengan aqiqah. Seseorang bisa berkurban meskipun belum diaqiqahi apabila sudah mampu secara ekonomi dan sudah masuk usia balig. Untuk orang tua yang belum melakukan aqiqah anaknya, tetapi bisa berkurban karena aqiqah anak dan kurban untuk diri sendiri tidak berkaitan.  

You May Also Like

0 komentar