Penyakit yang Sering Dijumpai oleh Programer & Content Writer

by - 09.52

Anda seorang Programer atau Content Writer? Programer adalah sebutan untuk mereka yang bekerja menjalankan program-program software seperti software aplikasi dan software development. Sementara Content Writer adalah sebutan bagi mereka yang bekerja menjadi penyedia content atau artikel dan menulisnya. Kedua profesi ini sangat berkaitan apa lagi bila berada pada satu tempat kerja yang sama misalnya pada media online. Kalau Anda seorang Programer atau Content Writer, pasti sudah hafal apa saja penyakit yang sering dijumpa saat menjalankan profesi tersebut. Mungkin ada dari Anda yang tertarik terjun ke dalam dua profesi ini, berikut beberapa penyakit yang biasanya dijumpai saat menjalani pekerjaan sebagai Programer dan Content Writer.

1. Deadline


Penyakit pertama ialah mengenai deadline atau batas tenggat waktu untuk menyelesaikan atau mengumpulkan sesuatu. Biasanya Programer dan Content Writer punya pekerjaan dengan deadline tertentu. Yang menjadi penyakit adalah saat tenggat waktu tersebut terlalu dekat dan terlalu lama. Saat diberi tenggat waktu terlalu dekat, seorang Programer dan Content Writer akan ‘pak pik puk’ menjalankannya seolah dikejar-kejar. Sementara saat diberi tenggat waktu yang terlalu lama, biasanya pekerjaan akan menjadi terabaikan karena tertumpuk dengan pekerjaan lainnya yang memiliki tenggat waktu lebih cepat.

2. Rasa Jenuh


Ada saatnya dalam menjalani profesi bertemu dengan situasi yang dirasa jenuh. Begitu juga dengan seorang Programer dan Content Writer. Apa lagi harus menjalani pekerjaan hanya duduk di depna komputer. Rasa jenuh mudah sekali menyerang. Sangat disarankan untuk profesi seperti ini sering-sering melakukan kegiatan refreshing agar tidak mudah jenuh. Seperti melakukan berbagai hobi dan liburan.

3. Mati Ide


Biasanya setiap Programer dan Content Writer wajib memiliki daya untuk mencari ide yang cepat, khususnya seorang CW. Mengapa? Karena dalam pekerjaannya harus mengalirkan berbagai ide agar bisa menghasilkan content yang menarik dan sesuai dengan permintaan. Tidak jarang seorang CW mengalami mati ide dan harus menyediakan waktu khusus agar ide kembali datang.

4. Merasa Lelah dan Malas


Penyakit terakhir ialah rasa lelah dan malas. Karena pekerjaannya yang berhadapan dengan komputer, seorang Programer dan Content Writer mudah merasa lelah. Lelah pada tubuh yang harus berada di posisi yang sama berjam-jam, sampai lelah dalam pemikiran. Sementara rasa malas bisa saja datang karena membayangkan betapa lelahnya.

Sebenarnya masih banyak penyakit lain yang sering muncul pada seorang Programer atau Content Writer. Salah solusi yang tepat adalah untuk terus membangun rasa ‘cinta’ terhadap profesi tersebut agar saat menjalankannya tidak menjadi beban. Sehingga mengurangi munculnya penyakit-penyakit di atas. Jangan lupa untuk tetap memperhatikan kondisi fisik dan mental agar lebih maksimal ketika menjalanin setiap tahap pekerjaan.

You May Also Like

0 komentar