Informasi Seputar Zakat

by - 00.25

Zakat menurut istilah adalah harta tertentu yang wajib dikeluarkan oleh orang yang beragama Islam dan diberikan kepada golongan yang berhak menerimanya (fakir miskin dll). Zakat menurut bahasa yaitu bersih,suci,subur,berkat dan berkembang. Sementara menurut ketentuan dalam syariat Islam zakat merupakan rukun Islam yang ketiga.



Orang yang berhak menerima zakat adalah:

Orang fakir: orang yang amat sengsara hidupnya, tidak mempunyai harta dan tenaga untuk memenuhi penghidupannya.
Orang miskin: orang yang tidak cukup penghidupannya dan dalam keadaan kekurangan.
Amil : orang yang diberi tugas untuk mengumpulkan dan membagikan zakat.
Mualaf : orang kafir yang ada harapan masuk Islam dan orang yang baru masuk Islam yang imannya masih lemah.
Hamba sahaya : memerdekakan budak mencakup juga untuk melepaskan muslim yang ditawan oleh orang-orang kafir.
Orang berhutang: orang yang berutang karena untuk kepentingan yang bukan maksiat dan tidak sanggup membayarnya. 
Sabilillah: untuk keperluan pertahanan Islam dan kaum muslimin, mencakup juga kepentingan-kepentingan umum seperti mendirikan sekolah, rumah sakit, madrasah, masjid, pesantren, ekonomi umat, dll.
Ibnu sabil: orang yang sedang dalam perjalanan yang bukan maksiat mengalami kesengsaraan dalam perjalanannya. Atau juga orang yg menuntut ilmu di tempat yang jauh yang kehabisan bekal.

Haram hukumnya orang yang menerima zakat sebagai berikut:
Orang kaya dan orang yang masih memiliki tenaga
Hamba sahaya yang masih mendapat nafkah atau tanggungan dari tuannya.
Keturunan Nabi Muhammad 
Orang yang dalam tanggungan orang yang berzakat, misalnya anak dan istri.

Macam zakat dan ketentuannya:

Zakat terbagi dalam dua bagian, yaitu zakat fitrah dan zakat mal (harta).

1. Zakat firah hukumnya wajib. Seperti yang disebutkan dalam surat Al-A'la ayat 14-15 yang artinya "Sungguh berbahagialah orang yang mengeluarkan zakat (fitrahnya), menyebut nama Tuhannya (mengucap takbir) lalu ia mengerjakan sholat (iedul fitri)." Selain itu menurut hadist riwayat Abu Daud "Rosululloh SAW telah mewajibkan zakat fitrah untuk menyucikan orang yang shaum dari segala perkataan yang keji dan buruk yang mereka lakukan selama mereka shaum, dan untuk menjadi makanan bagi orang orang yang miskin.” 
Kadar/ukuran zakat fitrah zakat fitrah yang harus dikeluarkan oleh setiap muslim adalah sebanyak satu Sha' dari makanan pokok.  

2. Macam macam zakat maal dan ketentuannya ini terdiri dari beberapa hal, yaitu: zakat emas/perak/uang, zakat ziro'ah, zakat ma'adin, zakat rikaz, zakat tijaroh.

Dalil terkait zakat mal pada surat Attaubah ayat 34-35 yang artinya:

"Orang-orang yang menimbun emas dan perak dan tidak menafkahkannya di jalan Alloh, peringatkanlah mereka tentang adzab yang pedih. Pada hari emas dan perak dipanaskan dalam api neraka, lalu dibakar dengannya dahi-dahi mereka, rusuk-rusuk, dan punggung, maka dikatakan kepada mereka, "Inilah kekayaan yang kalian timbun dahulu, rasakanlah oleh kalian kekayaan yang kalian simpan itu". 

You May Also Like

0 komentar